SF810-FOC-IR-TL-C-W |ABB|Detektor Api Presisi Tinggi
Manufacturer: ABB
-
Part Number: SF810-FOC-IR-TL-C-W
Condition:New with Original Package
Product Type: Detektor Nyala Presisi Tinggi
-
Country of Origin: Sweden
Payment:T/T, Western Union
Shipping port: Xiamen
Warranty: 12 months
ABB SF810-FOC-IR-TL-C-W – Detektor Api Inframerah
ABB SF810-FOC-IR-TL-C-W adalah detektor nyala api inframerah berkinerja tinggi yang dirancang untuk boiler industri, kiln, dan sistem pembakaran. Ini menampilkan teknologi IR dua panjang gelombang yang cepat dan akurat mengidentifikasi keberadaan dan kualitas nyala api.
Dirancang untuk lingkungan industri yang keras, SF810-FOC-IR-TL-C-W menjamin pemantauan nyala api yang andal dengan rumah tahan api yang tahan debu, kelembapan, dan getaran. Ukurannya yang kompak dan pemasangan berulir ¾ inci memungkinkan instalasi mudah dalam berbagai pengaturan.
Model ini mengintegrasikan transmisi sinyal serat optik dan waktu respons cepat, memberikan status nyala api waktu nyata ke sistem kontrol. Dengan konstruksi yang kokoh, memberikan keandalan operasional tinggi pada suhu ekstrem mulai dari –40°C hingga +80°C.
Spesifikasi Teknis
| Fitur | Deskripsi |
|---|---|
| Model | SF810-FOC-IR-TL-C-W |
| Seri | Pemindai SafeFlame SF810 |
| Prinsip Deteksi | Deteksi nyala api inframerah (IR) dua panjang gelombang |
| Tipe Sensor | Sensor inframerah dengan pemrosesan sinyal nyala api |
| Jangkauan Deteksi | Pemantauan nyala api jarak menengah hingga jauh |
| Waktu Respons | Cepat untuk umpan balik nyala api waktu nyata |
| Sinyal Output | Analog atau digital ke sistem kontrol |
| Ulir Pemasangan | Koneksi berulir ¾ inci |
| Catu Daya | ±15V / 1 W nominal, biasanya 24 V DC |
| Suhu Operasi | –40°C hingga +80°C |
| Desain Tahan Ledakan | Rumah tahan api untuk area berbahaya |
| Perlindungan Lingkungan | Tahan debu, kelembapan, dan getaran |
| Dimensi | Desain kompak dan ringan |
| Antarmuka Pemeliharaan | Tombol pengaturan dan diagnostik sederhana |
| Sertifikasi | CE, ATEX, standar keselamatan industri (spesifik wilayah) |